Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
05.30 bangun bangun bangun bangun bangun bangun
tidur tidur tidur tidur tidur tidur
05.35 mandi mandi mandi mandi mandi mandi
pagi pagi pagi pagi pagi pagi
05.45 sholat sholat sholat sholat sholat sholat
subuh subuh subuh subuh subuh subuh
06.10 sarapan sarapan sarapan sarapan sarapan sarapan
pagi pagi pagi pagi pagi pagi
06.20 berangkat berangkat berangkat berangkat berangkat berangkat
sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah
07.00 masuk masuk masuk masuk masuk masuk
sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah sekolah
11.00 pulang
sekolah
12.45 pulang
sekolah
13.00
13.30 pulang pulang pulang pulang
sekolah sekolah sekolah sekolah
14.00 masuk les masuk les masuk les masuk les masuk les masuk les
tambahan tambahan tambahan tambahan tambahan tambahan
15.30 pulang les pulang les pulang les pulang les pulang les pulang les
tambahan tambahan tambahan tambahan tambahan tambahan
16.00 sholat sholat sholat sholat sholat sholat
ashar ashar ashar ashar ashar ashar
16.30 mandi mandi mandi mandi mandi mandi
sore sore sore sore sore sore
18.30 sholat sholat sholat sholat sholat sholat
maghrib maghrib maghrib maghrib maghrib maghrib
19.00 makan makan makan makan makan makan
malam malam malam malam malam malam
19.30 sholat sholat sholat sholat sholat sholat
isya isya isya isya isya isya
19.40 belajar belajar belajar belajar belajar belajar
22.00 tidur tidur tidur tidur tidur tidur
Mora Sartika
Selasa, 19 Oktober 2010
Kegiatan Sekolah
Kegiatan di sekolah yang saya ikuti adalah ekscul bola Volly yang diadakan dua minggu sekali. Kegiatan ekscul ini bertujuan untuk melatih para siswa dalam bermain bola Volly. Ekscul ini dilaksanakan pada pukul 16.00 setelah pulang sekolah.
Dalam ekscul ini, kami diajari bagaimana cara melakukan servis, passing dan block yang baik dan benar. Namun tak jarang, banyak diantara kami yang masih sangat kaku dalam melakukan hal tersebut termasuk saya. Maklumlah, Volly merupakan permainan bola yang jarang saya mainkan setelah masuk SMA. Sewaktu SMP, bermain Volly adalah rutinitas saya setiap sore bersama dengan teman-teman lainnya.
Karena sudah lama tidak bermain volly, ketika ekscul ini pertama kali di buka, saya sangat kaku dalam bermain volly. Banyak kesalahan di sana sini. Contohnya, ketika giliran saya untuk melakukan servis, sering kali hasil servis tersebut miring. Saya tak tahu apa yang menyebabkan hasil servis itu miring, mungkin saja karena sudah lama tidak latihan.
Menurut saya, kegiatan ekscul ini sangat menyenangkan, selain karena Volly adalah permainan bola yang sangat saya sukai, kegiatan ekscul ini juga bisa menghilangkan kepenatan setelah seharian belajar di sekolah.
Itulah kegiatan yang saya ikuti di sekolah selain kegiatan proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.
Dalam ekscul ini, kami diajari bagaimana cara melakukan servis, passing dan block yang baik dan benar. Namun tak jarang, banyak diantara kami yang masih sangat kaku dalam melakukan hal tersebut termasuk saya. Maklumlah, Volly merupakan permainan bola yang jarang saya mainkan setelah masuk SMA. Sewaktu SMP, bermain Volly adalah rutinitas saya setiap sore bersama dengan teman-teman lainnya.
Karena sudah lama tidak bermain volly, ketika ekscul ini pertama kali di buka, saya sangat kaku dalam bermain volly. Banyak kesalahan di sana sini. Contohnya, ketika giliran saya untuk melakukan servis, sering kali hasil servis tersebut miring. Saya tak tahu apa yang menyebabkan hasil servis itu miring, mungkin saja karena sudah lama tidak latihan.
Menurut saya, kegiatan ekscul ini sangat menyenangkan, selain karena Volly adalah permainan bola yang sangat saya sukai, kegiatan ekscul ini juga bisa menghilangkan kepenatan setelah seharian belajar di sekolah.
Itulah kegiatan yang saya ikuti di sekolah selain kegiatan proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.
Rabu, 13 Oktober 2010
Sistem Gerak Pada Manusia
Tulang
Fungsi tulang adalah:
Berdasarkan bentuknya tulang dikelompokkan menjadi:
Tulang Keras
Tersusun atas CaCO3 (kalsium karbonat) dan CaPo4 (kalsium fosfat). Tulang keras dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas). Osteoblas menghasilkan osteocyt (sel-sel tulang keras)
Tulang Rawan (kartilago)
Macam-macam tulang rawan adalah:
Tulang rawan hialin
Tulang rawan fibrosa
Tulang rawan elastin
Sinarthrosis
Amfiarthrosis
Diarthrosis, Macamnya antara lain:
Sendi peluru
Sendi engsel
Sendi putar
Sendi pelana
Otot

Otot merupakan alat gerak aktif yang mempunyai ciri:
Gangguan pada Tulang
Gangguan pada ruas-ruas tulang belakang
Gangguan rangka yang lain
Gangguan pada Otot
Fungsi tulang adalah:
- Sebagai alat gerak pasif
- Tempat melekatnya otot (Fixasi)
- Melindungi organ-organ viseral yang penting (Protektor)
- Menegakkan dan memberi bentuk pada tubuh (Power)
- Tempat perombakan dan pembentukan sel darah merah
- Tempat penyimpanan garam mineral
Berdasarkan bentuknya tulang dikelompokkan menjadi:
- Tulang panjang atau tulang pipa contohnya tulang lengan, tulang paha, ruas-ruas tulang jari. Dibagian dalam ujung tulang pipa berisi sumsum merah yang berperan sebagai tempat pembentukan sel darah merah.
- Tulang pipih contohnya tulang belikat, tulang panggul, tulang dada dan tulang rusuk.
- Tulang pendek contohnya tulang pada pergelangan tangan, pergelangan kaki, tepalak tangan, telapak kaki serta ruas-ruas tulang belakang.
- Tulang tak beraturan contohnya, tulang punggung dan tulang rahang.
Tulang Keras
Tersusun atas CaCO3 (kalsium karbonat) dan CaPo4 (kalsium fosfat). Tulang keras dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas). Osteoblas menghasilkan osteocyt (sel-sel tulang keras)
Tulang Rawan (kartilago)
Macam-macam tulang rawan adalah:
Tulang rawan hialin
Tulang rawan fibrosa
Tulang rawan elastin
Sinarthrosis
Amfiarthrosis
Diarthrosis, Macamnya antara lain:
Sendi peluru
Sendi engsel
Sendi putar
Sendi pelana
Otot

Otot merupakan alat gerak aktif yang mempunyai ciri:
- Kontrakbillitas yaitu kemampuan alat untuk mengadakan perubahan menjadi lebih pendek dari ukuran semula.
- Ekstensibilitas, yakni kemampuan otot untuk relaksasi atau memanjang dari ukuran semula. Ekstensibiltas merupakan kebalikan dari kontrakbilitas.
- Elastisits, yakni kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula.
Gangguan pada Tulang
- Gangguan Persendian :Dislokasi
- Terkilir/keseleo
- Peradangan sendi (atritis)
- Tulang retak atau patah (fraktura)
Gangguan pada ruas-ruas tulang belakang
- Skoliosis
- Kifosis
- Lordosis
Gangguan rangka yang lain
- Rakhitis
- Osteoporosis
Gangguan pada Otot
- Atrofi
- Hipertrofi
- Kejang Otot
- Kaku Leher atau Stiff
- TetanusHernia Abdominalis
- Mikro sefalus
Gaya Antar Molekul
IKATAN LOGAM
Pada ikatan kovalen, elektron-elektron ikatan seolah-olah menjadi milik sepasang atom, sehingga tidak dapat bergerak bebas. Pada logam, elektron-elektron yang menyebabkan terjadinya ikatan di antara atom-atom logam tidak hanya menjadi milik sepasang atom saja, tetapi menjadi milik semua atom logam, sehingga elektron-elektron dapat bergerak bebas. Karena itulah maka logam-logam dapat menghantarkan arus listrik.
IKATAN HIDROGEN
Ikatan ini merupakan gaya tarik menarik antara atom H dengan atom lain yang mempunyai keelektronegatifan besar pada satu molekul dari senyawa yang sama.
Contoh:
- molekul H2O
- molekul HF
IKATAN VAN DER WALLS
Gas mempunyal sifat bentuk dan volumenya dapat berubah sesuai tempatnya. Jarak antara molekul-molekul gas relatif jauh dan gaya tarik menariknya sangat lemah. Pada penurunan suhu, fasa gas dapat berubah menjadi fasa cair atau padat. Pada keadaan ini jarak antara molekul-molekulnya menjadi lebih dekat dan gaya tarik menariknya relatif lebih kuat. Gaya tarik menarik antara molekul-molekul yang berdekatan ini disebut gaya Van der walls.
BENTUK MOLEKUL
Dalam bentuk molekul dikenal adanya teori ikatan valensi. Teori ini menyatakan bahwa ikatan antar atom terjadi dengan cara saling bertindihan dari orbital-orbital atom. Elektron dalam orbital yang tumpang tindih harus mempunyai bilangan kuantum spin yang berlawanan.
Pertindihan antara dua sub kulit s tidak kuat, oleh karena distribusi muatan yang berbentuk bola, oleh sebab itu pada umumnya ikatan s - s relatif lemah.
Sub kulit "p" dapat bertindih dengan sub kulit "s" atau sub kulit "p" lainnya, ikatannya relatif lebih kuat, hal ini dikarenakan sub kulit "p" terkonsentrasi pada arah tertentu.
Contoh:
a. | Molekul HF: | - konfigurasi atom H : 1s1 |
- konfigurasi atom F: 1s2 2s2 2Px2 2py2 2pz1 | ||
Tumpang tindih terjadi antara sub kulit 1s dari atom H dengan orbital 2pz dari aton, F. Pertindihan demikian disebut pertindihan sp. | ||
b. | Molekul H2O: | - konfigurasi atom H : 1s1 |
- konfigurasi atom O: 1s2 2s2 2Px2 2py1 2pz1 | ||
Dalam atom O terdapat 2 elektron dalam keadaan yang tidak berpasangan (orbital 2py dan 2pz), masing-masing orbital ini akan bertindihan dengan orbital 1s dari 2 atom H. Kedudukan orbital-orbital p saling tegak lurus, diharapkan sudut ikatannya sebesar 90o, tetapi karena adanya pengaruh pasangan elektron 2px, maka kedua ikatan tersebut akan tertolak dan membentuk sebesar 104.5o. | ||
c. | Molekul CH4 | - konfigurasi atom H: 1s1 |
- konfigurasi atom C: 1s2 2s2 2Px1 2py1 2pz0 | ||
Untuk mengikat 4 atom H menjadi CH4, maka 1 elektron dari orbital 2s akan dipromosikan ke orbital 2pz, sehingga konfigurasi elektron atom C menjadi: 1s1 2s1 2px1 2py1 2pz1 . Orbital 2s mempunyai bentuk yang berbeda dengan ketiga orbital 2p, akan tetapi ternyata kedudukan keempat ikatan C-H dalam CH4 adalah sama. Hal ini terjadi karena pada saat orbital 2s, 2px, 2py dan 2pz menerima 4 elektron dari 4 atom H, keempat orbital ini berubah bentuknya sedemikian sehingga mempunyai kedudukan yang sama. Peristiwa ini disebut "hibridisasi". Karena perubahan yang terjadi adalah 1 orbital 2s dan 3 orbital 2p, maka disebut hibridisasi sp3. Bentuk molekul dari ikatan hibrida sp3 adalah tetrahedron. |
Jenis ikatan | Jumlah ikatan maksimum | Bentuk geometrik |
sp | 2 | Linier |
sp2 | 3 | Segitiga datar |
sp3 | 4 | Tetrahedron |
dsp3 | 5 | Trigonal bipiramid |
sp2d ; dsp2 | 4 | Segiempat datar |
d2sp3 ; sp3d2 | 6 | Oktahedron |
Rabu, 22 September 2010
Macam-Macam Jaringan Komputer
Berdasarkan jarak dan area kerja, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi tiga kelompok besar, yaitu LAN, MAN, dan WAN.
a. LAN atau Local Area Network
LAN atau Local Area Network adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan komputer atau workstation yang satu dengan komputer yang lain di rumah atau perkantoran. Jaraknya dibatasi sampai beberapa kilometer dan memiliki kecepatan koneksi antara 2-10 Mega byte per sekon.
Jaringan LAN terbagi atas jaringan client / server dan peer-to-peer. Jaringan client / server adalah tipe jaringan yang difungsikan untuk client dan server. Komputer client selalu meminta pelayanan pada komputer server. Komputer server melayani client dengan fasilitas seperti file server, print server, web server, dan mail server. Tipe jaringan ini sangat sesuai untuk meningkatkan keamanan data. Adapun tipe peer-to-peer adalah tipe jaringan yang memperlakukan semua komputer setara. Tidak ada yang melayani dan dilayani semua komputer bertindak sendiri-sendiri, tetapi tetap saling dapat berhubungan untuk saling sharing resources. Teknologi yang biasanya dipakai LAN adalah Ethernet, Token Ring, dan FDDI.
b. MAN atau Metropolitan Area Network
MAN atau Metropolitan Area Network pada prinsipnya sama dengan LAN, hanya saja ukuran jaringannya lebih besar dibandingkan LAN. Jarak yang ditempuh oleh MAN ini berkisar antara 10-50 km. MAN sangat cocok diterapkan untuk membangun jaringan antarkantor yang letaknya berdekatan dalam kota yang sama.
c. WAN atau Wide Area Network
WAN atau Wide Area Network adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang luas. WAN dapat menghubungkan jaringan antarnegara bahkan benua. Komputer, printer, dan alat lainnya pada LAN dapat terhubung secara jarak jauh. Salah satu tujuan lain pembuatan WAN adalah untuk penyediaan layanan e-mail, World Wide Web, dan Transfer file.
Teknologi yang biasa dipakai WAN adalah modem, ISDN (Integrated Service Digital Network), DSL (Digital Subscriber Line), dan Frame Relay.
a. LAN atau Local Area Network
LAN atau Local Area Network adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan komputer atau workstation yang satu dengan komputer yang lain di rumah atau perkantoran. Jaraknya dibatasi sampai beberapa kilometer dan memiliki kecepatan koneksi antara 2-10 Mega byte per sekon.
Jaringan LAN terbagi atas jaringan client / server dan peer-to-peer. Jaringan client / server adalah tipe jaringan yang difungsikan untuk client dan server. Komputer client selalu meminta pelayanan pada komputer server. Komputer server melayani client dengan fasilitas seperti file server, print server, web server, dan mail server. Tipe jaringan ini sangat sesuai untuk meningkatkan keamanan data. Adapun tipe peer-to-peer adalah tipe jaringan yang memperlakukan semua komputer setara. Tidak ada yang melayani dan dilayani semua komputer bertindak sendiri-sendiri, tetapi tetap saling dapat berhubungan untuk saling sharing resources. Teknologi yang biasanya dipakai LAN adalah Ethernet, Token Ring, dan FDDI.
b. MAN atau Metropolitan Area Network
MAN atau Metropolitan Area Network pada prinsipnya sama dengan LAN, hanya saja ukuran jaringannya lebih besar dibandingkan LAN. Jarak yang ditempuh oleh MAN ini berkisar antara 10-50 km. MAN sangat cocok diterapkan untuk membangun jaringan antarkantor yang letaknya berdekatan dalam kota yang sama.
c. WAN atau Wide Area Network
WAN atau Wide Area Network adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang luas. WAN dapat menghubungkan jaringan antarnegara bahkan benua. Komputer, printer, dan alat lainnya pada LAN dapat terhubung secara jarak jauh. Salah satu tujuan lain pembuatan WAN adalah untuk penyediaan layanan e-mail, World Wide Web, dan Transfer file.
Teknologi yang biasa dipakai WAN adalah modem, ISDN (Integrated Service Digital Network), DSL (Digital Subscriber Line), dan Frame Relay.
Langganan:
Postingan (Atom)